Headlines News :
Selamat Datang

Total Tayangan Halaman

Diberdayakan oleh Blogger.

U MUST BELLIEVE IT

U MUST BELLIEVE IT
Bawa Kunci Kesuksesan di Pintu Tertinggi Dunia Ini

Pengikut

Latest Post

Ritual Unik Bintang Sepak Bola

Written By Arif Purnama on Minggu, 04 Maret 2012 | 09.43

Apa rahasia John Terry, bek tengah Chelsea hingga selalu tampil tangguh di lapangan? Selalu memilih toilet yang sama sebelum bertanding.

Rupanya, ritual unik ini juga dimiliki beberapa bintang sepak bola lainnya, termasuk sang legenda, Pele. Nah, ayo kita lihat siapa saja dan apa saja kebiasaan aneh tersebut.


John Terry

  Foto: soccerjones.com

Selain kebiasaannya seperti yang sudah disebutkan: selalu buang air di toilet yang sama sebelum bertanding, dia juga selalu duduk di tempat yang sama di bus tim, mendengarkan CD Usher yang sama saat menuju tempat latihan (wow, Terry penggemar Usher), dan selalu memarkir mobil di tempat yang sama.

"Bahkan dia rela menunggu jika urinal itu sedang dipakai orang, padahal yang lain kosong," kata Lampard.


Mario Gomez

  Foto: spox.com

Hampir serupa dengan Terry, demikian juga Mario Gomez Garcia - ujung tombak klub Bayern Muenchen sekaligus pemain timnas Jerman keturunan Spanyol - selalu memilih toilet yang posisinya paling kiri.

Hmmm, apa jadinya bila hanya ada 1 toilet di stadion tersebut?


David James


 Foto: dailymail.co.uk
  
Jangan coba-coba ajak ngobrol atau wawancara David James sebelum pertandingan. Kiper Bristol City yang juga sudah melalang-buana ke berbagai tim (juga mantan kiper timnas Inggris) ini bakal diam seribu bahasa.

Memang begitu ritual uniknya, James  selalu 'puasa' bicara mulai dari H-1 pertandingan hingga peluit panjang dibunyikan.

Tambahan, James juga hanya akan kencing di saat toilet tidak ada satu orang pun. Ritual dilanjutkan dengan meludah di dinding.

Hey, para pesepak bola... ada apa dengan toilet sehingga begitu penting?


Frank Lampard

  Foto: thisislondon.co.uk

Gelandang timnas Inggris dan Chelsea ini punya kebiasaa berbeda. Dia selalu memakai sepatu dan pelindung lutut sebelah kanan terlebih dulu dan memakai rute yang sama kala menuju ruang makan sebelum pertandingan. Ketika timnya kalah, Lampard akan membuang sepatu yang tadi dipakainya.

Duh, kalau mau sepatu bola gratis harus mengekor Lampard setiap bertanding dan berdoa semoga timnnya kalah :P


Gary Neville

  Foto: telegraph.co.uk

Pemain ini punya banyak ritual. Mulai dari menggunakan ikat pingang yang sama, sepatu yang sama, arftershave juga selama satu musim penuh. Kabarnya, Gary neville berusaha mengurangi ritualnya itu sekarang ini. 


Pele

  Foto: suaramerdeka.com

Pele (nama lengkap: Edison Arantes do Nasciment), sang legenda dari Brazil yang ternyata juga punya kepercayaan unik.

Dia punya keyakinan, jika ingin terus menunjukkan penampilan terbaik maka harus bermain dengan jersey tim yang sama.Pernah pada suatu ketika dia secara tidak sadar memberikan kaosnya itu ke seorang fans.

Sadar telah membuat kesalahan, Pele meminta seseorang untuk mancari kaos tersebut. Penampilan Pele sendiri saat itu tidak karuan. Seminggu kemudian kaos Pele ditemukan dan dia bisa tampil baik lagi.
Rupanya, teman Pele yang memberi kaos tersebut tidak mengatakan jika kaos yang diberikannya itu adalah kaos lain. Ada-ada saja.

Selain kebiasaan unik, dua pemain di bawah ini bisa dibilang punya sisi religiositas yang teramat tinggi. Pastinya, banyak pesepak bola juga punya iman nan kuat. Setidaknya, sementara diwakili oleh:


Kaka

 Foto: blog.beliefnet.com



Kabarnya, Kaka pemain bola yang selalu memperlihatkan simbol- simbol keyakinannya ke tengah lapangan.

Kaka pernah menjahitkan kalimat "God is Faithful" di lidah sepatunya. Lalu, dalam selebrasi kemenangan 4-1 Brasil atas Argentina di final Piala Konfederasi 2005, ia dan beberapa rekannya memakai baju bertuliskan “Jesus Loves You“ dalam berbagai bahasa.


Franck Ribery

 Foto: 3.bp.blogspot.com

Frank Ribery adalah simbol paling terkenal saat ini sebagai salah satu legion muslim di lapangan hijau. 

Pria Prancis yang menjadi muslim sejak menikah dengan wanita keturunan Maroko itu selalu mengangkat kedua tangannya dan berdoa di tengah lapangan, lalu mengusapkannya ke wajah, sebelum kickoff.

Mengapa Kita Menguap?

Menguap selalu identik dengan mengantuk, meskipun kajian akademis punya jawaban yang lebih ilmiah soal ini.

Tim peneliti Universitas Binghamton menyimpulkan bahwa menguap ada hubungannya dengan suhu di otak kita. Artinya, menguap berfungsi untuk "mendinginkan" otak kita.


 
Foto: superbfacts.com

Analoginya sebagai berikut: Otak kita bekerja seperti halnya komputer. Nah, komputer bisa beroperasi dengan efisien bila tetap dingin. Karena itulah dibutuhkan komponen seperti kipas, heatsink, agar komputer tidak cepat panas dan berhenti bekerja.

Demikian juga kerja otak, pemanasan yang terjadi lewat aktifitas berpikir dan bergerak membuat suhu di otak meningkat tajam. Menguap pun merupakan solusi untuk mengembalikan suhu yang stabil bagi aktifitas otak itu sendiri.

Menguap juga tampaknya menjadi bagian dari sebuah momen transisi dalam otak. Seperti misalnya pada periode sebelum tidur dan setelah bangun tidur. Kondisi seperti multiple sclerosis (melibatkan disfungsi thermoregulatory), migrain dan kejang epilepsi ditengarai juga menjadi penyebab serangan menguap yang berlebihan.

Lantas, mengapa menguap begitu mudah menular?
 

 
Foto: io9com

 Para peneliti tersebut meyakini, kita sering ikut menguap bila melihat orang lain lebih dulu menguap sebagai mekanisme otomatis dan terkait dengan sugesti. Studi menunjukkan bahwa menguap juga menular mungkin terkait dengan kecenderungan ke arah empati; mencoba memahami sebuah berhubungan dengan orang lain.

Diperkirakan, 55% orang akan menguap dalam waktu lima menit setelah melihat orang lain menguap.

Uniknya, sebuah studi tahun 2007 menemukan bahwa anak-anak dengan gangguan spektrum autisme tidak meningkatkan frekuensi menguap setelah melihat video orang lain menguap. Hal ini mendukung klaim bahwa penularan dalam menguap berhubungan dengan kapasitas empatik.


Menguap Pada Hewan
Pada hewan, menguap dapat berfungsi sebagai sinyal peringatan. Charles Darwin, dalam bukunya The Expression of the Emotions in Man and Animals menulis bahwa babon menguap untuk mengancam musuh-musuh mereka (mungkin dengan menampilkan gigi taring besar)

 
Foto: mongkeymania.com


Sejenis babi di Guinea juga menguap karena berhubungan dengan kemarahan. Hal ini sering disertai dengan gigi gemeletuk serta suara mendengkur.

  
 Foto: Guinea Pig: mistlet0e.tumblr.com

Lain lagi fungsi menguap pada penguin, hewan ini menguap sebagai bagian dari ritual pacaran mereka.

Sementara ular menguap untuk menyetel kembali rahang mereka setelah makan dan untuk alasan pernapasan. 

 Foto: estrip.org

Yang paling mendekati dengan kebiasaan manusia justru anjing. "Sahabat setia manusia" ini sering menguap setelah melihat manusia menguap. 

Kodok bisa Mendeteksi Gempa

Pada tahun 2009 lalu, sejumlah kodok di L'Aquila, Italia menghilang dari kolam-kolam setempat, tiga hari sebelum gempa besar.

Nona Grant, pakar biologi dari Universitas Terbuka, mengamati koloni kodok di L'Aquila sebagai bagian dari penelitiannya.



"Sangat dramatis," katanya. " 96 kodok menghilang dalam waktu tiga hari. Setelah itu saya dihubungi oleh NASA," imbuhnya.

Bersama para ilmuwan dari badan ruang angkasa Amerika Serikat, mereka mempelajari perubahan kimia yang terjadi saat bebatuan di perut bumi mengalami tekakan besar. Mereka juga tengah meneliti apakah perubahan itu terkait dengan eksodus masal kodok.

Menurut pakar geofisika, Friedemann Freund, mengatakan bebatuan di kerak bumi yang mengalami tekanan besar, mengeluarkan partikel. Partikel-partikel yang terlepas di udara saat mencapai permukaan Bumi menjadi molekul udara yang disebut ion. 


 Perubahan kimia ini dapat mempengaruhi bahan organik yang larut di air dan menjadikan bahan ini beracun untuk binatang yang tinggal di air. Itulah penyebab hewan seperti kodok bisa mendeteksi perubahan aneh yang terjadi di alam. 

Mekanisme ini rumit dan para ilmuwan mengatakan proses ini perlu diuji lagi secara cermat.

Senada dengan Freund, hipotesa para peneliti (dalam laporan yang diterbitkan di Jurnal Internasional untuk Penelitian Lingkungan dan Kesehatan Masyarakat) mengatakan batu-batu di kerak Bumi mengeluarkan partikel bermuatan, sebelum gempa dan hal ini mempengaruhi air. 

Para ilmuwan memperkirakan kodok dapat mendeteksi perubahan ini sebelum lempeng tektonik bergeser. Dr Freund mengatakan sikap binatang ini dapat menjadi salah satu dari sejumlah hal yang dapat digunakan sebagai petunjuk gempa. 

 Foto gempa di L'Aquila, Italia (new.sky.com)

"Begitu kita mengerti semua sinyal ini dan melihat ada empat atau lima petunjuk yang mengarah pada hal yang sama, maka kita bisa memperkirakan sesuatu akan terjadi," ujar Dr Freund, seperti dikutip dari BBC Nature. 

Hewan memang lebih peka terhadap gejala-gejala yang terjadi di alam. Kita sebagai manusia masih harus banyak belajar pada alam. Ini menjadi bukti betapa hebat hasil ciptaan Tuhan, bukan?

Indahnya Beribadah Bersama





Menikah berarti membangun kebersamaan. Kadangkala kita lupa bahwa kebersamaan adalah hal yang menjadikan pernikahan senantiasa menyenangkan. Tanpa kebersamaan, hidup akan terasa sendiri meski hidup bersama dalam satu atap.
Memang, kebersamaan lebih besar artinya karena ada kesepahaman dan kesatuan pemikiran. Misalnya, sama-sama paham Allah yang mengatur rizki. Sehingga muncul kebersamaan dan saling dukung ketika terjadi kesulitan finansial. Atau bersepakat mengatur kelahiran dan pendidikan anak.
Meski demikian, adanya kebersamaan secara fisik tetap penting. Sering dikatakan bahwa kalau sering bertemu justru akan cepat bosan, sebaliknya jarang bertemu akan menambah kerinduan. Tapi bagaimana kebersamaan dan kesepahaman akan terbangun seandainya kita dan pasangan jarang bersua?
Kadangkala kita juga lupa menciptakan suasana yang dapat membangun kebersamaan. Padahal banyak hal yang bisa dilakukan bersama pasangan. Salah satunya adalah menjalankan ibadah bersama.
Pastinya beribadah ditujukan untuk Allah, bukan yang lain. Akan tetapi dengan menjalankannya bersama pasangan bisa menggugah lagi keharmonisan hubungan dengannya. Ada beberapa tips dan kegiatan ibadah yang insya Allah bisa menghangatkan lagi hubungan kita dengan si dia;
  1. Membuat kegiatan ibadah rutin. Salah satunya adalah shalat Jumat. Bagi para suami, sempatkan sesekali pulang ke rumah sebelum melaksanakan shalat Jumat. Bagi istri, siapkan perlengkapan shalat Jumat bagi si dia; sarung, baju koko dan peci. Pulang shalat Jumat Anda bersama pasangan bisa melanjutkan dengan kegiatan makan siang bersama.
  2. Mengerjakan shalat berjamaah di mesjid. Kaum wanita tidak dilarang mengerjakan shalat berjamaah di mesjid, meski lebih utama di rumah mereka. Sesekali ikut shalat berjamaah di mesjid bersama pasangan – apalagi di mesjid jami’ yang berada di pusat kota – sungguh merupakan perjalanan yang menyenangkan sekaligus berpahala.
  3. Menghadiri pengajian umum, seminar, training keislaman. Jika memang memungkinkan berangkat bersama pasangan, mengapa tidak dilakukan? Mengikuti kajian akan semakin seru karena Anda bisa berjalan bersama dan mendiskusikan materi kajian seusai acara.
  4. Tilawah bersama. Anda dan pasangan bisa saling mengingatkan tentang makhroj dan tajwid ketika tilawah. Termasuk Anda berdua bisa saling memotivasi untuk meningkatkan hafalan al-Quran.
Seringkali kegiatan ibadah bersama terjadi secara spontan. Ada baiknya jika Anda berdua merencanakan sejumlah kegiatan ibadah bersama. Seperti puasa sunnah yang bisa dilanjutkan dengan ifthar bersama; menu apa yang akan disiapkan untuk berbuka, atau mungkin ada tempat makan yang ingin dicoba. Sehingga beribadah selain berpahala juga merekatkan hubungan Anda dengan si dia

TEKNOLOGI TERUS BERKEMBANG

Written By Arif Purnama on Jumat, 01 Juli 2011 | 21.19

 TEKNOLOGI ILMU KEDOKTERAN
  • Sadar sa'at Operasi

     Anand (23) menjalani pembedahan di Wockhardt Hospital Bangalore, India. Saat pisau bedah membelah dadanya, ia tetap dalam keadaan cukup sadar. Para dokter hanya membius tubuhnya dengan teknik epidural (lokal) dari leher ke bawah dan tidak membuatnya tertidur.

TEKNOLOGI INFORMATIKA


        Semakin mudah berhubungan dibelahan dunia manapun dengan kemajauan teknologi yang terus berkembang dan tak ada matinya

PacaRan meNurut isLam seSuai aL-Quran

Written By Arif Purnama on Kamis, 30 Juni 2011 | 08.44







         Di kalangan remaja sekarang ini, pacaran menjadi identitas yang sangat dibanggakan. Biasanya seorang remaja akan bangga dan percaya diri jika sudah memiliki pacar. Sebaliknya remaja yang belum memiliki pacar dianggap kurang gaul. Karena itu, mencari pacar di kalangan remaja tidak saja menjadi kebutuhan biologis tetapi juga menjadi kebutuhan sosiologis. Maka tidak heran, kalau sekarang mayoritas remaja sudah memiliki teman spesial yang disebut "pacar".

Soal pacaran di zaman sekarang tampaknya menjadi gejala umum di kalangan kawula muda. Barangkali fenomena ini sebagai akibat dari pengaruh kisah-kisah percintaan dalam roman, novel, film dan syair lagu. Sehingga terkesan bahwa hidup di masa remaja memang harus ditaburi dengan bunga-bunga percintaan, kisah-kisah asmara, harus ada pasangan tetap sebagai tempat untuk bertukar cerita dan berbagi rasa.
Selama ini tempaknya belum ada pengertian baku tentang pacaran. Namun setidak-tidaknya di dalamnya akan ada suatu bentuk pergaulan antara laki-laki dan wanita tanpa nikah.
Kalau ditinjau lebih jauh sebenarnya pacaran menjadi bagian dari kultur Barat. Sebab biasanya masyarakat Barat mensahkan adanya fase-fase hubungan hetero seksual dalam kehidupan manusia sebelum menikah seperti puppy love (cinta monyet), datang (kencan), going steady (pacaran), dan engagement (tunangan).
Bagaimanapun mereka yang berpacaran, jika kebebasan seksual da lam pacaran diartikan sebagai hubungan suami-istri, maka dengan tegas mereka menolak. Namun, tidaklah demikian jika diartikan sebagai ungkapan rasa kasih sayang dan cinta, sebagai alat untuk memilih pasangan hidup. Akan tetapi kenyataannya, orang berpacaran akan sulit segi mudharatnya ketimbang maslahatnya. Satu contoh : orang berpacaran cenderung mengenang dianya. Waktu luangnya (misalnya bagi mahasiswa) banyak terisi hal-hal semacam melamun atau berfantasi. Amanah untuk belajar terkurangi atau bahkan terbengkalai. Biasanya mahasiswa masih mendapat kiriman dari orang tua. Apakah uang kiriman untuk hidup dan membeli buku tidak terserap untuk pacaran itu??
Atas dasar itulah ulama memandang, bahwa pacaran model begini adalah kedhaliman atas amanah orang tua. Secara sosio kultural di kalangan masyarakat agamis, pacaran akan mengundang fitnah, bahkan tergolong naif. Mau tidak mau, orang yang berpacaran sedikit demi sedikit akan terkikis peresapan ke-Islam-an dalam hatinya, bahkan bisa mengakibatkan kehancuran moral dan akhlak. Na’udzubillah min dzalik !
Sudah banyak gambaran kehancuran moral akibat pacaran, atau pergaulan bebas yang telah terjadi akibat science dan peradaban modern (westernisasi). Islam sendiri sebagai penyempurnaan dien-dien tidak kalah canggihnya memberi penjelasan mengenai berpacaran. Pacaran menurut Islam diidentikkan sebagai apa yang dilontarkan Rasulullah SAW : "Apabila seorang di antara kamu meminang seorang wanita, andaikata dia dapat melihat wanita yang akan dipinangnya, maka lihatlah." (HR Ahmad dan Abu Daud).
Namun Islam juga, jelas-jelas menyatakan bahwa berpacaran bukan jalan yang diridhai Allah, karena banyak segi mudharatnya. Setiap orang yang berpacaran cenderung untuk bertemu, duduk, pergi bergaul berdua. Ini jelas pelanggaran syari’at ! Terhadap larangan melihat atau bergaul bukan muhrim atau bukan istrinya. Sebagaimana yang tercantum dalam HR Bukhari dan Muslim dari Ibnu Abbas yang artinya: "Janganlah salah seorang di antara kamu bersepi-sepi (berkhalwat) dengan seorang wanita, kecuali bersama dengan muhrimnya." Tabrani dan Al-Hakim dari Hudzaifah juga meriwayatkan dalam hadits yang lain: "Lirikan mata merupakan anak panah yang beracun dari setan, barang siapa meninggalkan karena takut kepada-Ku, maka Aku akan menggantikannya dengan iman sempurna hingga ia dapat merasakan arti kemanisannya dalam hati."
Tapi mungkin juga ada di antara mereka yang mencoba "berdalih" dengan mengemukakan argumen berdasar kepada sebuah hadits Nabi SAW yang diriwayatkan Imam Abu Daud berikut : "Barang siapa yang mencintai karena Allah, membenci karena Allah, atawa memberi karena Allah, dan tidak mau memberi karena Allah, maka sungguh orang itu telah menyempurnakan imannya." Tarohlah mereka itu adalah orang-orang yang mempunyai tali iman yang kokoh, yang nggak bakalan terjerumus (terlalu) jauh dalam mengarungi "dunia berpacaran" mereka. Tapi kita juga berhak bertanya : sejauh manakah mereka dapat mengendalikan kemudi "perahu pacaran" itu ? Dan jika kita kembalikan lagi kepada hadits yang telah mereka kemukakan itu, bahwa barang siapa yang mencintai karena Allah adalah salah satu aspek penyempurna keimanan seseorang, lalu benarkah mereka itu mencintai satu sama lainnya benar-benar karena Allah ? Dan bagaimana mereka merealisasikan "mencintai karena Allah" tersebut ? Kalau (misalnya) ada acara bonceng-boncengan, dua-duaan, atau bahkan sampai buka aurat (dalam arti semestinya selain wajah dan dua tapak tangan) bagi si cewek, atau yang lain-lainnya, apakah itu bisa dikategorikan sebagai "mencintai karena Allah ?" Jawabnya jelas tidak !
Dalam kaitan ini peran orang tua sangat penting dalam mengawasi pergaulan anak-anaknya terutama yang lebih menjurus kepada pergaulan dengan lain jenis. Adalah suatu keteledoran jika orang tua membiarkan anak-anaknya bergaul bebas dengan bukan muhrimnya. Oleh karena itu sikap yang bijak bagi orang tua kalau melihat anaknya sudah saatnya untuk menikah, adalah segera saja laksanakan.
Pacaran dalam perspektif islam





Pacaran merupakan wadah antara dua insan yang kasmaran, dimana sering cubit-cubitan, pandang-pandangan, pegang-pegangan, raba-rabaan sampai pergaulan ilegal (seks). Islam sudah jelas menyatakan: "Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji dan suatu jalan yang buruk." (Q. S. Al Isra' : 32)
Seringkali sewaktu lagi pacaran banyak aktivitas laen yang hukumnya wajib maupun sunnah jadi terlupakan. Sampe-sampe sewaktu sholat sempat teringat si do'i. Pokoknya aktivitas pacaran itu dekat banget dengan zina. So....kesimpulannya PACARAN ITU HARAM HUKUMNYA, and kagak ada legitimasi Islam buatnya, adapun beribu atau berjuta alasan tetep aja pacaran itu haram.

          Adapun resep nabi yang diriwayatkan oleh Abdullah bin Mas'ud: "Wahai generasi muda, barang siapa di antara kalian telah mampu seta berkeinginan menikah. Karena sesungguhnya pernikahan itu dapat menundukkan pandangan mata dan memelihara kemaluan. Dan barang siapa diantara kalian belum mampu, maka hendaklah berpuasa, karena puasa itu dapat menjadi penghalang untuk melawan gejolak nafsu."(HR. Bukhari, Muslim, Ibnu Majjah, dan Tirmidzi).
Jangan suka mojok atau berduaan ditempat yang sepi, karena yang ketiga adalah syaiton. Seperti sabda nabi: "Janganlah seorang laki-laki dan wanita berkhalwat (berduaan di tempat sepi), sebab syaiton menemaninya, janganlah salah seorang dari kalian berkhalwat dengan wanita, kecuali disertai dengan mahramnya."(HR. Imam Bukhari Muslim).
Dan untuk para muslimah jangan lupa untuk menutup aurotnya agar tidak merangsang para lelaki. Katakanlah kepada wanita yang beriman: "Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak daripadanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung ke dadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya." (Q. S. An Nuur : 31).
Dan juga sabda Nabi: "Hendaklah kita benar-benar memejakamkan mata dan memelihara kemaluan, atau benar-benar Allah akan menutup rapat matamu."(HR. Thabrany).
Yang perlu di ingat bahwa jodoh merupakan QADLA' (ketentuan) Allah, dimana manusia ngga' punya andil nentuin sama sekali, manusia cuman dapat berusaha mencari jodoh yang baik menurut Islam. Tercantum dalam Al Qur'an: "Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji adalah buat wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik, dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula). Mereka (yang dituduh) itu bersih dari apa yang dituduhkan oleh mereka (yang menuduh itu). Bagi mereka ampunan dan rezki yang mulia (surga)."

                                                                                                   By : ARIFU

Detak waKtu masih ada uNtuk saHabat

Written By Arif Purnama on Senin, 20 Juni 2011 | 09.05

Give a smile :)  to your friend 





Mempunyai satu sahabat sejati lebih berharga dari seribu teman yg mementingkan diri sendiri. Apa yang kita alami demi teman kadang-kadang melelahkan dan menjengkelkan, tetapi itulah yang membuat persahabatan mempunyai nilai yang indah. Persahabatan sering menyuguhkan beberapa cobaan, tetapi persahabatan sejati bisa mengatasi cobaan itu bahkan bertumbuh bersama karenanya. Persahabatan tidak terjalin secara otomatis tetapi membutuhkan proses yang panjang seperti besi menajamkan besi, demikianlah sahabat menajamkan sahabatnya. Persahabatan diwarnai dengan berbagai pengalaman suka dan duka, dihibur – disakiti, diperhatikan – dikecewakan, didengar – diabaikan, dibantu – ditolak, namun semua ini tidak pernah sengaja dilakukan dengan tujuan kebencian. Seorang sahabat tidak akan menyembunyikan kesalahan untuk menghindari perselisihan, justru karena kasihnya ia memberanikan diri menegur apa adanya. 
Sahabat tidak pernah membungkus pukulan dengan ciuman, tetapi menyatakan apa yang amat menyakitkan dengan tujuan sahabatnya mau berubah. Proses dari teman menjadi sahabat membutuhkan usaha pemeliharaan dari kesetiaan, tetapi bukan pada saat kita membutuhkan bantuan barulah kita memiliki motivasi mencari perhatian, pertolongan dan pernyataaan kasih dari orang lain, tetapi justru ia berinisiatif memberikan dan mewujudkan apa yang dibutuhkan oleh sahabatnya. Kerinduannya adalah menjadi bagian dari kehidupan sahabatnya, karena tidak ada persahabatan yang diawali dengan sikap egoistis. 
Semua orang pasti membutuhkan sahabat sejati, namun tidak semua orang berhasil mendapatkannya. Banyak pula orang yang telah menikmati indahnya persahabatan, namun ada juga yang begitu hancur karena dikhianati sahabatnya.

Sahabat bukanlah yang paling bagus tapi yang  paling penting. Tidak ada pengganti bagi seorang sahabat  yakni seseorang yang memperhatikan, mendengarkan, merasakan, menghibur dan seringkali juga memarahi.  Sahabat sejatilah yang  paling baik dalam melakukan hal-hal ini.

hahahaha
Free yOur action on www.amatiR cameRa.com..





















Ingatlah kapan terakhir kali anda berada dalam kesulitan. Siapa yang berada di samping anda ??????
Siapa yang mengasihi anda saat anda merasa tidak dicintai ???????
Siapa yang ingin bersama anda saat anda tak bisa memberikan apa-apa ???????
MEREKALAH SAHABAT !!!!!!
hahaha mBoh beNer mboh saLah wi jaWaban e....
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Arif Purnama - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger